Tampilkan postingan dengan label Bahaya Miras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahaya Miras. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Oktober 2013

14 Fakta Pengaruh Minuman Beralkohol Terhadap Tubuh


  1. Konsumsi alkohol rutin atau dalam jumlah tinggi menyebabkan gangguan serius pada sistem saraf pusat
  2. Alkohol mempengaruhi sistem saraf dengan menghambat distribusi sinyal antara saraf tulang belakang dengan otak.
  3. Alkohol diserap oleh darah yang pada akhirnya mempengaruhi saraf sehingga memicu mati rasa.
  4. Alkohol merupakan depresan yang menekan kinerja sistem saraf pusat. Alkohol juga dikenal meningkatkan aktivitas ‘asam gamma aminobutyric’ (GABA) dan melemahkan ‘glutamin’. Akibatnya, koordinasi tubuh seseorang menjadi tumpul. Kurangnya koordinasi dan perilaku yang tidak terkontrol merupakan efek paling terlihat ketika seseorang mabuk.
  5. Sel-sel menjadi semipermeabel atau berubah lebih tebal akibat konsumsi alkohol. Sel-sel yang tidak sehat ini akhirnya berkontribusi dalam melemahkan sistem saraf.
  6. Tingkat toleransi seseorang yang tinggi terhadap alkohol membuatnya lebih rentan terhadap berbagai macam infeksi.
  7. Konsekuensi berat seperti serangan jantung, stroke, dan demensia berpotensi terjadi.
  8. Konsumsi alkohol kronis atau bertahap menyebabkan kecanduan minuman beralkohol. Gejala khas kecanduan akan meliputi panik, kecemasan, tremor, mual, dan gangguan tidur.
  9. Alkohol juga akan merusak kedua lobus frontal, sekaligus mengurangi berat dan ukuran otak.
  10. Kecanduan alkohol akan membuat seseorang kekurangan vitamin. Alkohol membuat tubuh gagal menyerap vitamin B-1 (thiamine). Sindrom ini dikenal sebagai ‘ensefalopati Wernicke’ yang menyebabkan kurangnya koordinasi, gangguan penglihatan, ingatan jangka pendek, dan kebingungan.
  11. Alkohol menunjukkan dampak pula pada formasi reticular, sumsum tulang belakang, cerebral cortex, dan otak kecil.
  12. Alkohol akan terlarut dalam lipid yang memicu berbagai efek neurokimia.
  13. Efek neurokimia yang timbuk diantaranya meningkatkan aktivitas neurotransmiter seperti dopamin dan norepinefrin.
  14. Alkohol juga meningkatkan produksi beta-endorphin, yang merupakan agen anti-nyeri.
           dan masih banyak lagi pengaruh buruk Minuman Beralkohol

Efek alkohol tergantung pada usia, jenis kelamin, kondisi fisik, dan faktor lainnya.
- Konsumsi Rendah
Kuantitas rendah alkohol akan mengurangi ketegangan, melemaskan otot-otot, menurunkan refleks, dan juga mengurangi waktu reaksi dan koordinasi.
- Konsumsi Medium
Konsumsi medium alkohol menyebabkan mengantuk dan perubahan suasana hati.
- Konsumsi Tinggi
Konsumsi tinggi alkohol menyebabkan kesulitan bernapas, kadang-kadang bahkan kegagalan napas, muntah, serangan panik, tidak sadar, kadang-kadang menyebabkan koma, dll

Yuuk Hindari MIRAS !!!

[ae/o]

Bahaya Minuman Beralkohol (Miras)


Alkohol jelas berbahaya bagi tubuh. Meski Anda bukan pecandu dan hanya peminum moderat atau peminum sosial, alkohol tetap memberikan efek buruk bagi tubuh. Inilah yang terjadi pada tubuh orang yang suka minum alkohol.
Efek buruk alkohol yang langsung terasa biasanya adalah mabuk. Tapi jauh dibalik itu, bila minuman ini terus-menerus dikonsumsi, maka kesehatan yang jadi taruhannya.

Berikut beberapa efek yang terjadi pada tubuh bila Anda suka minum minuman beralkohol, seperti dilansir Boldsky, Minggu (3/2/2013):

1. Sirosis hati

Penyakit ini seperti musuh dari semua peminum alkohol. Alkohol adalah seperti racun bagi sel-sel hati yang dapat menimbulkan bekas luka jaringan hati. Akhirnya hati yang begitu rusak berhenti bekerja sama sekali. Sirosis (pengerasan hati) adalah penyakit yang berpotensi fatal.


2. Tekanan darah tinggi

Alkohol akan membuat Anda 'high' atau melayang. Perasaan ini berasal dari sistem saraf simpatik yang mengontrol tekanan darah Anda. Ketika Anda melakukan pesta minuman keras, sangat mungkin terjadi lonjakan tekanan darah secara tiba-tiba.


3. Kegemukan (obesitas)

Vodka, bir dan gin adalah minuman beralkohol yang cukup menggemukkan. Sebenarnya Anda bisa mendapatkan lebih banyak kalori dari alkohol ketimbang dari makanan. Kebanyakan pecandu alkohol kronis memiliki 'perut bir' alias buncit. Obesitas adalah awal dari banyak masalah kesehatan yang serius.

4. Penyakit pembuluh darah

Jika tekanan darah Anda tinggi, itu jelas akan memberikan tekanan pada jantung. Peminum alkohol cenderung lebih rentan dan berisiko mengalami serangan jantung. Alkohol juga membuat platelet darah menggumpal yang mengarah pada penyumbatan jantung


5. Anemia
Ketika Anda minum alkohol, oksigen yang dibawa oleh darah akan berkurang. Ini menyebabkan anemia jenis tertentu yang membuat tubuh Anda terasa lelah dan sesak napas, bahkan saat tidak melakukan apa-apa.

6. Asam urat
Asam urat merupakan jenis radang sendi (arthritis) yang disebabkan karena akumulasi asam urat pada sendi. Jika Anda seorang peminum alkohol, asam urat akan terasa lebih menyakitkan ketimbang orang biasa.

7. Kerusakan pankreas
Alkohol dapat menyebabkan peradangan pada pankreas dan menghambat sistem pencernaan yang normal. Kondisi ini sangat susah diobat dan juga dapat menyebabkan kematian.

8. Kerusakan saraf
Alkohol juga merupakan racun pada sel-sel saraf, yang dapat menyebabkan sindrom yang disebut alcoholic neuropathy. Anda mungkin akan merasakan seperti tertusuk jarum di ujung jari tangan atau kaki, atau mati rasa di beberapa bagian tubuh.

[Berbagai sumber)